JK: Tak Perlu Pintar Berenang untuk Jadi Menko Maritim

06.08 0
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara tentang dipilihnya Thomas Trikasih Lembong sebagai Menteri Perdagangan dan Rizal Ramli sebagai Menteri Koordinator Maritim. Masuknya dua nama itu ke jajaran kabinet kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sudah tepat.

Namun soal kinerja, JK meminta semua pihak menunggu.  "Ya, Pokoknya lihat saja nanti hasilnya," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).

Pada kesempatan itu, JK menilai Rizal Ramli dan Thomas memiliki pengalaman yang mumpuni dan ingin belajar sehingga cocok pada posisinya saat ini.

"Ya orang bisa belajar juga, pengalamannya ada. Kemaritiman kan luas ya. Bukan hanya pintar perenang atau apa," kata JK sambil tersenyum.

Menurut JK tak ada alasan lain reshuffle kecuali pemerintah ingin mencapai hasil kinerja yang lebih baik. "Kemarin itukan faktornya bukan hanya masalah menteri. Sebagian besar karena masalah eksternal. Jadi tidak bisa juga perkembangan itu akibat kabinet atau menteri," kata dia.

Secara khusus JK memberika pesan kepada tiga menteri koordinator agar bisa melakukan koordinasi lebih baik lagi dan fokus, serta memiliki langkah-langkah program yang jelas.
(tfq/erd) 


Sumber : http://news.detik.com/berita/2990365/jk-tak-perlu-pintar-berenang-untuk-jadi-menko-maritim

Sebelum Loncat dari Apartemen, Yobi Ajak Sepupunya Bercinta

05.39 0
Jakarta - Mahasiswa Jurusan Teknik Informasi Universitas Trisakti, Grogol, Yobi Fauzi (23), tewas setelah loncat dari lantai 28 Apartemen Royal Mediterania. Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui mengajak sepupunya berhubungan badan semalam sebelumnya.

Menurut Kanit Tanjung Duren AKP Antonius, sejak September 2014 korban tinggal bersama sepupunya wanita berinisial FR (28) di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren. Sebelum ditemukan tewas pada Jumat (7/8/2015), Yobi diketahui mengajak sepupunya berhubungan badan.

"Dari hasil pengakuan sepupu korban, malamnya korban merayunya. 'Mba suka burung, mau nggak sama burung saya?' tanya korban saat itu. Tetapi sepupunya menolak dan akhirnya ribut hingga jam 11 malam," ujar Antonius saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2015).

Karena takut akan diperkosa, sepupu korban pun mengaku tidak bisa tidur. Dirinya juga mengancam akan mengadukan perilaku korban ke orang tuanya.

"Saat itu sepupunya bilan akan melaporkan korban ke keluarganya. Mungkin karena malu ditolak besok paginya korban bunuh diri," terang Antonius.

Antonius menambahkan, selama ini korban diketahui suka berhalusinasi. "Dia (korban) suka halusinasi di kamar mandi katanya suka lihat ada orang gede hitam," tutup Antonius.
(spt/asp)


Sumber : http://news.detik.com/berita/2990364/sebelum-loncat-dari-apartemen-yobi-ajak-sepupunya-bercinta

Protes Kebijakan Kim Jong-Un, Wakil Perdana Menteri Korut Dieksekusi

05.36 0
Seoul, - Wakil Perdana Menteri Korea Utara (Korut) Choe Yong-Gon dilaporkan telah dieksekusi mati karena menentang kebijakan pemimpin Korut, Kim Jong-Un. Pejabat tinggi Korut itu dieksekusi oleh skuad penembak.

Choe yang mulai menjabat pada Juni 2014, dieksekusi pada Mei lalu setelah menyampaikan ketidaksukaan atas kebijakan kehutanan yang digagas Kim. Demikian disampaikan media resmi Korea Selatan (Korsel) yang mengutip sumber-sumber "yang tahu soal Korut", seperti dilansir AFP, Rabu (12/8/2015).

Choe terakhir kali terlihat di depan publik pada Desember 2014 lalu saat peringatan wafatnya pemimpin Korut, Kim Jong-Il. Demikian disampaikan kementerian unifikasi Korsel.

Kematian Choe, jika terkonfirmasi, akan menjadi kematian kedua di kalangan pejabat pemerintah Korut yang dilaporkan tahun ini. Sebelumnya, Menteri Pertahanan Korut Hyon Yong-Chol dilaporkan telah dieksekusi pada April lalu karena dianggap membangkang dan tertidur saat acara resmi militer.

Pemerintah Korut sendiri tak pernah secara resmi mengkonfirmasi eksekusi Hyon, yang dilaporkan pada Mei lalu oleh badan intelijen Korsel. Namun pada Juli lalu, Korut mengumumkan Pak Yong Sik sebagai pengganti Hyon.
(ita/ita)

Sumber  : http://news.detik.com/internasional/2990360/protes-kebijakan-kim-jong-un-wakil-perdana-menteri-korut-dieksekusi

Puan: Tanya ke Presiden Kenapa Masih Pertahankan Saya

05.34 0
Jakarta - Puan Maharani menjadi satu-satunya menteri koordinator yang tidak kena reshuffle. Apa tanggapan Puan soal hal ini?

"Ya, tanya ke Presiden kenapa masih pertahankan saya?" jawab Puan ketika dimintai pendapat usai pelantikan menteri baru di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).

Sebelumnya Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari berpendapat bahwa kinerja Puan sebagai koordinator terbilang baik. Kementerian di bawahnya telah bekerja maksimal. Puan dingin menanggapi pujian itu.

"Ya silakan saja (kalau berpendapat)," kata Puan kemudian.

Puan menanggapi positif mengenai pergantian posisi menko yang lainnya. Dia berharap ke depannya sektor ekonomi berjalan lebih maksimal.

"Pengalaman dan kapabilitas mereka sudah terbukti. Saya berharap nantinya bisa memberi manfaat untuk pemerintahan," ungkap Puan.
(bpn/tor)


Sumber : http://news.detik.com/berita/2990136/puan-tanya-ke-presiden-kenapa-masih-pertahankan-saya

Wajah Baru Kabinet, Istana: Dasarnya Integritas dan Pengalaman Atasi Krisis

05.14 0
Jakarta - Untuk pertama kalinya Presiden Joko Widodo merombak Kabinet Kerja yang dipimpinnya. Sejumlah nama terpaksa didepak dan diganti dengan nama baru. Aspek profesionalitas dan integritas menjadi patokan untuk masuk kabinetnya.

"Presiden pertimbangkan aspek profesionalitas, integritas," ujar Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki  saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).

Selain itu, lanjut Teten, aspek ekonomi juga jadi pertimbangan kuat. Jokowi ingin 'pembantu' yang bisa dengan cepat menangani krisis.

"Saya kira, aspek yang lain yang khusus dalam respons peristiwa terakhir terutama masalah ekonomi, yang punya pengalaman menangani krisis. Saya rasa itu yang dibutuhkan masyarakat. Jadi presiden sangat perhatikan aspirasi masyarakat," jelas Teten.

Teten mengatakan, harapan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) sangat luar biasa. Rekrutmen baru di Kabinet Kerja ini ditujukan untuk membangun tim kerja yang kuat.

"Ini untuk membangun. Saya kira kalau lihat konsoliditas politik sudah cukup baik. Jadi rekrutmen kabinet baru lebih ditujukan bangun team work lebih kuat juga lebih efektif," kata Teten.

Sumber : http://news.detik.com/berita/2990289/wajah-baru-kabinet-istana-dasarnya-integritas-dan-pengalaman-atasi-krisis

JK Blak-blakan Soal Alasan Reshuffle Kabinet

05.12 0
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melantik 5 menteri dan Sekretaris Kabinet. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut reshuffle kabinet dilakukan agar pemerintahan mencapai hasil yang lebih baik.

"Ya kan sebagaimana prinsip-prinsip dasar kalau ada reshuffle tentu ingin mencapai hasil yg lebih baik. Tentu alasannya itu, utk mencapai hasil yang lebih baik," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).

Menurut JK tak ada alasan lain reshuffle kecuali pemerintah ingin mencapai hasil kinerja yang lebih baik. "Kemarin itukan faktornya bukan hanya masalah menteri. Sebagian besar karena masalah eksternal. Jadi tidak bisa juga perkembangan itu akibat kabinet atau menteri," kata dia.

Secara khusus JK memberika pesan kepada tiga menteri koordinator agar bisa melakukan koordinasi lebih baik lagi dan fokus, serta memiliki langkah-langkah program yang jelas.

"Kenapa Menko yang utama diubah," tanya wartawan.

"Itukan teknis sekali. Masa disampaikan sama kalian," jawab JK.


Sumber : http://news.detik.com/berita/2990325/jk-blak-blakan-soal-alasan-reshuffle-kabinet

Akhir Kisah 'Trio Singa' Istana

05.10 0

Jakarta - Presiden Jokowi mengumumkan reshuffle dan langsung melantik 5 orang menteri dan sekretaris kabinet. Ada kisah lain mengiringi isu reshuffle kabinet yang terkonfirmasi setelah lama jadi isu panas.

Lima menteri yang diberhentikan dengan hormat oleh Presiden Jokowi adalah Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Bersamaan dengan itu, Jokowi juga memberhentikan dengan hormat Seskab Andi Widjajanto.

Jokowi pun langsung melantik lima menteri dan Seskab yang baru. Enam orang itu adalah Seskab Pramono Anung, Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Menko Maritim Rizal Ramli dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Catatan menariknya adalah Seskab Andi Widjajanto yang sejak berembus isu reshuffle kabinet terus masuk ke jajaran kursi panas. Saat itu elite PDIP seolah bergantian mendesak Jokowi mencopot Andi.

Namun tak hanya Andi yang didorong direshuffle, saat itu sampai muncul istilah 'Trio Macan' yang kemudian oleh Luhut Pandjaitan dipelesetkan menjadi 'Trio Singa'. Isinya tiga orang menteri yang dianggap membahayakan dan didorong direshuffle, selain Luhut dan Andi, ada seorang lagi yakni Menteri BUMN Rini Soemarno.

Nyatanya Trio Singa begitu digdaya, isu reshuffle terus digulirkan namun tak juga tumbang. Sampai kemudian pada siang hari ini Jokowi resmi mengumumkan reshuffle kabinet. Andi Widjajanto diganti Pramono Anung yang juga tangan kanan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, sementara Luhut justru dapat jabatan strategis sebagai Menko Polhukam, Rini Soemarno pun tetap bertahan di posisinya. Sementara Andi Widjajanto kabarnya juga bakal tetap dapat posisi strategis menjadi Wamenhan, namun pelantikannya akan dilakukan dalam kesempatan lain.

Ya paling tidak upaya sejumlah elite PDIP menurunkan 'Trio Singa' ada hasilnya, Andi Widjajanto lengser, namun sekarang ini masih ada 'Duo Singa' yang tersisa. Apakah setelah kepergian Andi dari ring 1 Jokowi di Kabinet Kerja sejumlah elite PDIP akan meneruskan perjuangan menggoyang 'Duo Singa'?


Sumber : http://news.detik.com/berita/2990122/akhir-kisah-trio-singa-istana

Langsung Dua Orang Batak Masuk Kabinet Jokowi

05.05 0
Jakarta - Presiden Jokowi telah mengumumkan reshuffle kabinet dan langsung melantik lima orang menteri dan seorang sekretaris kabinet. Langsung pula kini ada dua orang menteri dari suku Batak.

Pada saat Jokowi melantik kabinet kerja generasi pertama pada Minggu (26/10/2014) lalu Jokowi melantik 34 menteri, tak satu pun berasal dari kalangan Batak sehingga sempat jadi bisik-bisik di media sosial.

Dari menteri-menteri Jokowi, 8 orang di antaranya berasal dari Jawa Tengah, disusul kemudian 7 menteri dari Jakarta dan 5 menteri dari Jawa Timur. Selain itu juga ada menteri dari berbagai daerah dari Aceh sampai Papua. Namun tak ada menteri yang berasal dari suku Batak, pertama kali dalam sejarah Indonesia.

Namun hari ini berbeda dengan dilantiknya dua menteri baru yakni Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, yang merupakan putra Batak. Sementara tiga menteri lain  adalah Menko Maritim Rizal Ramli (Padang) dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong (Sulawesi), Kepala Bappenas Sofyan Djalil (Aceh) yang sebelumnya menjabat Menko Perekonomian. Sedangkan Seskab Pramono Anung berasal dari Kediri Jawa Timur.

Berikut lokasi kelahiran menteri-menteri Jokowi setelah reshuffle kabinet:

1. Menteri Sekretaris Negara : Praktino lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Sofyan Djalil lahir di Aceh Timur, Aceh
3. Menko Bidang Kemaritiman : Rizal Ramli lahir di Padang
4. Menteri Perhubungan : Ignasius Jonan, Singapura,
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran, Jawa Barat
6. Menteri Pariwisata : Arief Yahya lahir di Banyuwangi, Jawa Timur
7. Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral: Sudirman Said lahir di Brebes, Jawa tengah
8. Menko Bidang Polhukam : Luhut Binsar Pandjaitan lahir di Toba Samosir, Sumatera Utara
9. Menteri Dalam Negeri : Tjahjo Kumolo lahir di Surakarta, Jawa Tengah
10. Menteri Luar Negeri : Retno Lestari Priansari Marsudi lahir di Semarang, Jawa Tengah
11. Menteri Pertahanan : Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang, Sumatera Selatan
12. Menteri Hukum dan HAM : Yasonna H Laoly lahir di Sorkam, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara lahir di Bogor, Jawa Barat
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi lahir di Bandung, Jawa Barat
15. Menko Bidang Perekonomian: Darmin Nasution lahir di Tapanuli, Sumatera Utara
16. Menteri Keuangan : Bambang Brodjonegoro lahir di Jakarta
17. Menteri BUMN : Rini M Soemarno, Maryland lahir di Amerika Serikat
18. Menteri Koperasi dan UMKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga lahir di Denpasar, Bali
19. Menteri Perindustrian : M Saleh Husin lahir di Rote, Nusa Tenggara Timur
20. Menteri Perdagangan : Thomas Lembong lahir di Sulawesi
21. Menteri Pertanian : Amran Sulaiman lahir di Bone, Sulawesi Selatan
22. Menteri Ketenagakerjaan : Hanif Dhakiri lahir di Brebes, Jawa Tengah
23. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono lahir di Surakarta, Jawa Tengah
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar lahir di Jakarta
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan lahir di Jakarta
26. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani lahir di Jakarta
27. Menteri Agama : Lukman Hakim Saifuddin lahir di Jakarta
28. Menteri Kesehatan : Nila F Moeloek lahir di Jakarta
29. Menteri Sosial : Khofifah Indar Parawansa lahir di Surabaya, Jawa Timur
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yambise lahir di Manokwari, Papua
31. Menteri Kebudayaan dan Pedidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat
32. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi : M Nasir lahir di Ngawi, Jawa Timur, 27 Juni 1960
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi lahir di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur
34. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far lahir di Pati, Jawa Tengah

Sumber : http://news.detik.com/berita/2990201/langsung-dua-orang-batak-masuk-kabinet-jokowi